Proses Terjadinya Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu penyakit paling sering ditemui dan dialami oleh banyak masyarakat indonesia yang umumnya dialami pria. Pada umumnya penyakit ginjal disebabkan oleh rutinitas pekerjaan yang membuat pola makan menjadi tidak teratur, adanya faktor keturunan yang juga memiliki peranan penting karena jika terdapat keluarga yang memiliki penyakit ginjal, resiko diturunkan penyakit ginjal pada anak 6 kali lebih besar, kurangnya konsumsi air putih, jarang buang air kecil atau sering ditahan, banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan kimia, bahan pengawet dan lingkungan suhu udara disekitar tempat tinggal dan tempat bekerja yang tidak mendukung aktivitas sehari-hari.

Penyakit batu ginjal memang banyak melanda orang Asia dan Afrika khusuusnya Indonesia yang diliputi berbagai macam kultur, suhu udara yang cenderung sering kali berubah tidak menentu, pola hidup dan gaya hidup yang terkadang salah, dsb. Penyakit ginjal memang lebih dominan menyerang kaum pria dibanding wanita, hal in terbukti dari survei yang diperkirakan bahwa pria yang berusia 70 tahun keatas memiliki resiko lebih besar terserang penyakit ginjal hingga 80% dibanding wanita.

Batu ginjal terbentuk disebabkan oleh adanya peningkatan pada bakteri dan saluran kandung kemih yang terinfeksi bakteri pemecah urea dan urine yang kemudian membentuk batu pada kandung kemih. Jika tubuh kekurangan cairan atau kurang minum air putih, akan terjadi kepekatan urine yang semakin meningkat yang mempermudah pembentukan batu ginjal.

Batu ginjal memiliki komponen penyusun batu ginjal melalui proses pembentukan batu ginjal yang terdiri dari 80% batu kalsium, kalsium okalat dan kalsium fosfat.

Gambar batu ginjal yang terdapat dalam organ ginjal dan menutup jalannya saluran kandung kemih (ureter).

Berikut paparan secara jelas proses pembentukan batu ginjal dalam tubuh manusia :

1. Batu oksalat/kalsium oksalat

- Asam oksalat yang terbentuk di dalam tubuh manusia berasal dari metabolisme asam amino dan asam askorbat yakni vitamin C. Asam askorbat merupakan penyumbang terbesar dari prekursor okalat hingga 30 %.

- Kalsium oksalat terbentuk hingga 50 % yang dikeluarkan oksalat urine. Manusia tidak mampu melakukan metabolisme oksalat, sehingga harus dikeluarkan melalui ginjal. Jika fungsi kerja organ ginjal mengandung asupan oksalat berlebih akan mengakibatkan peningkatan oksalat yang mendorong terbentuknya batu oksalat di ginjal / kandung kemih.

2. Batu struvit

Batu struvit tersusun dari magnesium ammonium fosfat (struvit) dan kalisum karbonat. Batu struvit terbentuk di pelvis dan kalik ginjal apabila produksi ammonia meningkat dan pH urine semakin tinggi, sehingga kelarutan fosfat berkurang. Hal tersebut terjadi akibat adanya infeksi bakteri pemecah urea yang banyak berasal dari spesies proteus dan providencia, peudomonas eratia, dan semua spesies klebsiella, hemophilus, staphylococus dan coryne bacterium pada saluran urine.

3. Batu urat

Batu urat umumnya terjadi pada penderita gout atau sejenis penyakit rematik, pengguna urikosurik misalnya probenesid atau aspirin dan penderita diare kronis karena kehilangan cairan dan peningkatan konsentarsi urine serta asidosis yakni pH urine menjadi asam sehingga terjadi penimbunan yang membentuk asam urat.

4. Batu sistina

Sistin merupakan bagian dari asam amino yang memiliki tingkat kelarutan paling kecil. Kelarutan semakin kecl apabila pH urine menurun atau menjadi asam. Bila kadar sistin ini tidak dapat larut dan kemudian mengendap serta membentuk kristal yang kemudian tumbuh di dalam sel ginjal atau saluran kandung kemih akan membentuk batu ginjal.

5. Batu kalium fosfat

Batu kalium fosfat umumnya terjadi pada penderita hiperkalsiurik yakni kadar kalsium dalam urine yang tinggi atau berlebihnya asupan kalsium di dalam tubuh yang berasal dari konsumsi susu dan keju.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Batu Ginjal

Batu ginjal dapat disebabkan oleh peningkatan pH urine (misalnya batu kalsium bikarbonat) atau penurunan pH urine (misalnya batu asma urat). Konsentrasi bahan-bahan pembentuk batu yang tinggi di dalam darah dan urine serta kebiasaan makan atau obat tertentu, juga dapat merangsang pembentukan batu. Segala sesuatu yang menghambat aliran urine dan menyebabkan stasis (tidak ada pergerakan) urine di bagian mana saja di saluran kemih, meningkatkan kemungkinan pembentukan batu.

batu-ginjal

Batu di ginjal itu sendiri mungkin asimotmatik kecuali apabila batu tersebut menyebabkan obstruksi atau timbul infeksi. Umumnya batu ginjal tidak menimbulkan gejala. Gejala baru nyaya ada jika batu tersangkut di saluran kemih ginjal atau kalau turun memasuki ureter atau jika menyumbat muara kandung kemih.

Komplikasi dari batu ginjal itu sendiri dapat disertai oleh batu ginjal yang disertai hipertensi dan batu ginjal disertai diabetes. Jika penderita asam urat memiliki penyakit hipertensi maka tekanan darah haruslah diturunkan hingga kembali ke batas tekanan darah normal dengan tekanan darah yang normal tentunya dapat membantu meringankan batu ginjal yang terjadi di saluran kemih. Pencegahannya dapat dilakukan dengan cara :

- Istirahat yang cukup
- Kendalikan stres
- Minum air putih sekurang-kurangnya 2 liter sehari
- Kurangi makanan yang mengandung garam dan banyak minyak
- Yang penting adalah mensyukuri yang sudah diterima dan dimiliki
- Minum jus mengkudu, mentimun, cincau rambat, labu siam, seledri atau belimbing manis.

Tekanan darah yang tinggi juga memberi pengaruh yang cuku tinggi bagi timbulnya komplikasi pada penyakit lainnya termasuk batu ginjal. Beberapa obat penurun tekanan darah dapat mengakibatkan intensitas berkemih semakin tinggi namun keadaan ginjal yang diliputi oleh batu ginjal dengan gejala yang sama akan semakin memberatkan kerja ginjal untuk mengeluarkan urine dari ginjal ke kandung kemih dan kemudian di buang.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , | Leave a comment

Batu Ginjal Gejala

batu-ginjalGejala batu ginjal yang dapat dirasakan adalah rasa sakit buang air kecil, keinginan bunag air kecil terus-menerus tetapi hanya sedikit-sedikit yang keluar, sering terjadi rasa nyeri di pinggang dan demam menggigil. Batu ginjal adalah penyakit yang ditandai dengan adanya batu pada organ ginjal atau ureter. Gejala-gejala umum dari munculnya penyakit batu ginjal adalah sebagai berikut :

- Buang air kecil yang semakin sering terjadi
- Nyeri di bagian pinggang
- Terkadang disertai demam dan kejang
- Air seni berwarna kuning keruh
- Adanya riwayat batu ginjal yang sebelumnya di derita oleh salah satu anggota keluarga

Batu ginjal yang ukurannya masih sangat kecil atau bahkan belum menyebabkan rasa sakit. Si penderita tanpa merasa terganggu melakukan aktivitasnya sehari-hari. Namun, jika batu sudah berukuran cukup besar dan sudah turun ke saluran kemih, rasa sakit akan sangat mendera. Rasanya nyeri, ngilu yang luar biasa, sampai tidak kuat untuk menahannya.

Sakit dirasakan di bagian pinggang kanan dan kiri, kadang sampai pada sekitar kemaluan. Gejala lain berupa rasa sakti ketika kencing, air kemih keluar sedikit-sedikit dan kadang disertai keluarnya darah.

Batu ginjal dapat menimbulkan komplikasi yang tergantung pada lokasi, bentuk dan komposisi bati ginjal itu sendiri, ada batu ginjal yang bisa keluar dengan sendirinya bersama dengan urine, tetapi ada pula yang tidak sehingga perlu perawatan khusus.

Batu ginjal dengan ukuran kecil, licin dan bulat mungkin bisa keluar terbawa urine, sedangkan yang berukuran cukup besar dan bentuknya runcing akan menyumbat di ginjal atau saluran kemih. Kalau tidak segera diobati, sumbatan dan infeksi ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal.

Ukuran dan bentuk batu ginjal tersebut bermacam-macam, mulai dari yang sangat kecil (dapat lewat bersama urin tanpa diketahui) sampai yang berukuran 5 cm dan keras. Rasa sakit terjadi ketika batu terserbut bergerak ke luar dari ginjal dan bentuknya yang tajam dapat mengakibatkan luka pada dinding penyaring ginjal atau saluran kemih.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged | Leave a comment

Batu Ginjal Asam Urat

batu-ginjalBatu ginjal asam urat adalah kelainan yang terjadi akibat konsentrasi asam urat di urine. Batu asam urat di ginjal dapat ditemukan pada 10-25% penderita gout. Bila kadar asam urat darah > 13 mg/dl atau ekskresi asma urat di urin > 1.100 mg/dl, timbulnya batu asam urat akan meningkat menjadi 50%.

Sekitara 20-25% penderita yang terdapat nedapan kristal MSU di ginjal akan terbentuk batu ginjal. Untuk mencegah terbentunya batu ginjal, penderita batu ginjal asam urat dianjurkan untuk :

1. Banyak minum. Cukup atau tidaknya minum bias dikontrol dari warna urine. Bila minum sudah cukup, urine berwarna jernih kecuali urine pertama pada pagi hari. Bila kurang minum, warna uirne menjadi kuning keruh. Kehilangan cairan akibat banyak berkeringat juga harus segera diganti dengan banyak minum guna menghindari tingginya konsentrasi asam urat di urine.

2. Menghindari makanan yang berkadar puin tinggi

3. Mengontrol keasaman urine. Bila kadar asam urat di urine tinggi maka pH urine turun dan menyebabkan urine menjadi asam. Urine yang asam akan mengendapkan kristal urat sehingga terbentuk batu urat di ginjal dan saluran kencing. Untuk menghindari batu urat di ginjal bis ajuga dnegan mengonsumsi tablet bikarbonat natrikus sebanyak 4 kali 500 mg per hari agar pH urine menjadi basa (alkalis).

Endapan MSU di ginjal akan merusak parenkim ginjal yang pada akhirnya menyebabkan gagal ginjal. Adanya batu urat di ginjal menandakan allopuironal harus diberikan seumur hidup guna melindungi ginjal.

Selain batu asam urat, berbagai jenis batu lainnya juga bisa ditemukan pada pasien gout, terutama batu kalsium. Sering kali dalam waktu bersamaan penderita penyakt batu ginjal memiliki keluhan asam urat. Oleh karena itu, ramuannya ditujukan untuk mengobati batu ginjal sekaligus berkhasiat mengobati asam urat. Contohnya ramuan 1 ditambah akar sidaguri dan temulawak yang cocok digunakan untuk asam urat. Ramuan 2 ditambah jahe merah dan kpaulaga. Ramuan 3 ditambah alang-alang dan daun komfrei.

Ramuan 1 untuk mengatasi batu ginjal asam urat

Siapakan 10 gr kering atau 30 gr segar akar sidaguri, 10 gr kering atua 30 gr segara daun tempuyung, 10 gr kering atau 30 gr segar tanaman meniran, 15 gr kering atau 40 segar daun kumis kucing, 10 gr kering atau 30 gr segar daun tapak liman, dan 20 gr kering atau 40 gr rimpang temulawak. Cuci semua bahan lalu rebus dalam satu liter air sampai tersisa setengahnya, lalu saring. Minum pagi, siang dan sore masing-masing 150 ml.

Ramuan 2 untuk mengatasi batu ginjal asam urat

Siapkan 10 gr kering atau 30 gr segar daun keji beling, 5 gr kering atau 20 gr segar tanaman meniran, 40 gr kering umbi bidara upas, 10 gr kering atau 30 gr segar daun sendok, 15 gr kering atau 40 gr segar jahe merah (memarkan) dan 2 buah kapulaga. Cuci semua bahan, rebus dalam satu liter air smapia tersisa setengahnya, lalu saring. Minum tiga kali sehari, sekali minum 150 ml.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gagal Batu Ginjal

Gagal batu ginjal termasuk salah satu jenis penyakit yang ditakuti lantaran emnimbulkan nyeri yang luar biasa pada saat kambuh. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi atau mempermudah seseorang terkena gagal batu ginjal. Diantaranya adalah faktor umur, jenis kelamin, keturunan, lingkungan dan adanya kelainan metabolisme.

Selain itu, makanan yang tak seimbang gizinya juga membuka peluang terbentuknya batu ginjal. Dalam hal ini ada penelitian yang mengatakan bahwa sedikitnya ada 24 elemen makanan, termasuk vitamin dan mineral yang berperan dalam pembentukan gagal batu ginjal.

batu-ginjal

Mengonsumsi bahan makanan dalam jumlah berlebih mengandung purin 9hati, usus, otak dan udang) dapat mengakibatkan tingginya kadar asam urat dalam air kemih. Begitu pula bila kita mengonsumsi bahan makanan yang kaya kalsium dan oksalat secara berlebihan itu akan memiu terjadinya pembentukan gagal batu ginjal.

Dalam kaitannya dengan komponen-komponen makanan dikenal ada dua jenis batu yang mengandung kalsium dan yang tidak mengandung kalsium. Batu yang mengandung kalsium terdapat tiga jenis, yaitu kalsium oksalat, dan urat serta batu kalsium fosfat. Sedang yang termasuk batu non kalsium adalah asam urat, struvitm dan batu sistin.

Berdasarkan hasil penelitian medis, diketahui bahwa diantara pasien bati ginjal terbanyak adalah penderita batu ginjal kalsium (70-76). Ternyata laki-laki lebih banyak menderita dengan perbandingan 2:3:1 dibandingkan dengan wanita. Makanan kaya kalsium, oksalat, protein hewani, purin dan garam adalah makanan yang dikurangi. Sebaliknya, minum minuman (air putih) justru mesti perbanyak.

 

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Batu Ginjal dan Pengobatannya

Pada dasarnya, ramuan tanaman obat untuk pengobatan batu ginjal, batu ureter dan batu kandung kemih sama. Kesamaan tersebut terletak pada penggunaa bahan tanaman obat yang berkhasiat menghancurkan atau meluruhkan batu, meluruhkan air seni (diuretik), menghilangkan rasa sakit (analgesik), membunuh kuman (antibiotik), menghilangkan demam (antipiretik) dan antiradang (antiinflamasi).

Ramuan 1

- Siapkan 10 gram kering atau 30 gram segar daun tempuyung
- 10 gram kering atau 30 gram segar tanaman meniran
- 15 gram atau 40 gra daun tapak liman
- 10 gram kering atau 30 gram segar daun kumis kucing.

Cara membuat :

Bersihkan semua bahan dan masak dalam air mendidih kira-kira dalam 1 liter air. Ketika mendidih, angkat dan saring. Ketika hangat-hangat kuku minum 2 kali sehari (pagi dan sore).

Selain dari bahan herbal tersebut, ada beberapa tanaman, baik dalam bentuk daun, batang, akar, rimpang atau keseluruhan tanaman yang digunakan sebagai obat unutk menghancurkan batu ginjal. Contohnya belimbing wuluh, kumis kucing, keji beling gempur batu, meniran, keci beling mentimun, pepaya dan temulawak.

Ternyata tempuyung (Sonchus arvensis) memiliki kelebihan dari segi keampuhan dan keamanan dalam penggunaannya sebagai tanaman obat penghancur batu ginjal. Kelebihan tempuyung ini sudah diakui oleh banyak pakar pengobatn dari tanaman.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Batu Ginjal dan Penyebabnya

Sebelum air kemih (urin) dikeluarkan melalui saluran terakhir uretra air kemih disaring oleh glomerulos. Zat yang berguna akan kembali ke darah, sedangkan zat yang tidak terpakai akan dikeluarkan melalui pembuluh menuju ke piala ginjal, lalu mengalir lewat saluran yang disebut ureter, lalu ke kandung kemih. Jika ginjal kekurangan cairan dalam proses pengeluaran tersebut maka terjadi kekeruhan. Lama-kelamaan mengkristal dan menjadi kerak, seperti batu. Endapan terjadi karena pekatnya kadar garam dalam air seni yang ada di ginjal.

Jika turun lagi ke kandung kemih dan bersarang maka disebut batu kandung kemih. Menurut hasil penelitian, risiko terkena penyakit batu ginjal lebih banyak dialami pria daripada wanita dengan perbandingan sekitar 3:1. Umumnya, penderita pada usia produktif (20-50 tahun). Hanya sebagian kecil penyakit batu ginjal ini menyerang anak-anak.

Penyebab

Penyakit batu ginjal dapat disebabkan oleh beberapa hal. Berikut ini beberapa faktornya.

1. Genetik (bawaan)

Ada orang-orang tertentu memiliki kelainan atau gangguan organ ginjal sejak dilahirkan, meskipun kasusnya relatif sedikit. Anak yang sejak kecil mengalami gangguan metabolisme khususnya di bagian ginjal, yaitu air seninya memiliki kecenderungan mudah mengendapkan garam membuat mudah terbentuk batu.

Karena fungsi ginjalnya tidak dapat bekerja secara normal maka kelancaran proses pengeluaran air kemih juga mudah mengalami gangguan, misalnya banyak zat kapur dalam air kemih sehingga mudah mengendapkan batu.

2. Makanan

Sebagian besar kasus penyakit batu ginjal disebabkan oleh faktor makanan dan minuman. Makanan-makanan tertentu memang mengandung bahan kima yang berefek pada pengendapan air kemih, misalnya makanan yang mengandung kalsium tinggi, seperti oksalat dan fosfat.

3. Aktivitas

Faktor pekerjaan dan olahraga dapat mempengaruhi penyakit batu ginjal. Risiko terkena penyakit ini pada orang yang pekerjaannya banyak duduk lebih tinggi daripada orang yang banyak bediri atau bergerak dan orang yang kurang berolahraga. Karena tubuh kurang bergerak (baik olahraga maupun aktivitas bekerja) menyebabkan peredaran darah maupun aliran air seni menjadi kurang lancar. Bahkan tidak hanya penyakit batu ginjal yang diderita, penyakit lain bisa dnegan gampang menyerang.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Batu Ginjal

Ginjal merupakan salah satu anggota tubuh yang paling penting, keberadaan ginjal di dalam tubuh manusia memiliki tugas penting sebagai media tempat menyimpan urine yang kemudian di salurkan ke kandung kemih dan dikeluarkan berupa air seni. Namun bagaimana bila fungsi kerja dari ginjal terhambat, maka tubuh akan mengalami sakit ginjal, ginjal sering terjadi kesakitan dan perih.

Ginjal mengalami perubahan atau terjadi peradangan yang disebabkan oleh tingkah pola hidup manusia yang buruk, mulai dari gaya hidup, pola makan dan kebiasaan sehari-hari yang dijalani.

Menurut survei dari data statistika Badan Kesehatan Dunia atau WHO, penderita penyakit ginjal mencapai 66.000 kasus pada transplantasi ginjal pada tahun 2005 di seluruh dunia. Pada tahun yang sama juga terjadi kasus penderita 21.000 liver dan 6.000 jantung di transplantasi. Dari data tersebut disimpulkan bahwa transplantasi ginjal terjadi 3 kali lebih besar dibanding transplantasi organ tubuh lainnya.

Ginjal memiliki peranan penting dalam tubuh manusia, sebagai :

1. Pembuang racun dari sumber makanan yang dikonsumsi setiap harinya yang tercampur dalam darah. Racun yang tercampur didalam darah ini mengandung urea dan uric acid. Jika kedua kandungan racun ini terlalu berlebihan maka sistem metabolisme tubuh akan terganggu.

2. Menjaga kebersihan darah dengan menyaring seluruh cairan yang terkandung di dalam tubuh seperti air dan garam.

3. Mengendalikan tekanan darah. Organ ginjal juga menghasilkan enzim renin yang berfungsi sebagai pengendali tekanan darah dan elektrolisis. Enzim renin diketahui memiliki sifat sebagai pengubah protein dalam darah yang menciptakan hormon angiotensis. Kemudian angiotensis ini dirubah menjadi aldosterone yang menghancurkan sodium dan air ke dalam darah.

4. Mengatur keseimbangan pH darah

5. Memproses vitamin D sehingga dapat distimulasi oleh tulang

6. Memproduksi hormon erytropoiethin yang berfungsi sebagai penghasil sel darah merah di tulang.

Penyakit ginjal memiliki beberapa jenis. Terjadinya penyakit ginjal disertai adanya gangguan pada kesehatan tubuh lainnya sebelum penyakit ginjal tersebut benar-benar dirasakan, penyakit ginjal diliputi oleh gangguan penyakit lainnya seperti :

1. Terjadi infeksi pada saluran kencing
2. Terhambatnya aliran saluran kencing karena adanya batu ginjal
3. Memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi
4. Glomerulonephritis
5. Nephrosis
6. Memiliki penyakit kencing manis
7. Efek samping dari konsumsi obat-obatan medis yang dikonsumsi dalam waktu yang cukup lama sehingga membawa dampak pada pengendapan racun atau toksik.

Ciri – ciri dari penyakit ginjal yang umumnya menyerang pria dewasa, timbul gejala seperti :

1. Mengalami kesulitan saat hendak buang air kecil

2. Rasa ingin buang air kecil secara tiba-tiba pada malam hari di saat terlelap tidur

3. Pada sebagian orang bila dirasakan penyakit ginjal yang dialami sudah cukup parah, terkadang buang air kecil mengelurakan darah atau dalam kata lain air seni bercampur dengan darah

4. Pembengakakan pada sekeliling mata. Jika penyakit ginjal menyerang usia dini (anak-anak) timbul gejala seperti bengkak pada tangan dan kaki

5. Rasa sakit pada bagian punggung belakang bagian bawah dari tulang rusuk (namun bukan disebabkan adanya suatu peregerakan pada tulang)

6. Memiliki tekanan darah tinggi

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Batu Ginjal

Salah satu organ tubuh manusia yang penting adalah ginjal. Organ ini mempunyai fungsi untuk menyaring pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat-zat kimia tubuh seperti kalium dan sodium di dalam darah atau memproduksi urine. fungsi dari ginjal ini bisa mengalami penurunan dan bahkan bisa tidak mampu bekerja sama sekali atau yang biasa disebut penyakit gagal ginjal. Gagal ginjal adalah kondisi dimana ginjal gagal berfungsi dan fungsinya hanya 15 % dari yang seharusnya.

Gambar Batu ginjal

Gambar bagian organ ginjal

Batu ginjal terletak didalam saluran kantung kemih sehingga memiliki hubungan langsung antara saluran kandung kemih dan tempat pembuangan air seni. Batu ginjal yang terletak di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) merupakan massa keras yang berbentuk seperti batu yang berada di sepanjang saluran kemih dan dapat menyebabkan rasa nyeri, pendarahn, penyempitan aliran kemih atau infeksi. Batu-batu ginjal ini terbentuk di dalam ginjal maupun di dalam kanutng kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis). Bagian tubuh yang sering mengalami efek dari penyakit batu ginjal adalah seringkali mengalami rasa nyeri yang berat, rasa tidak nyaman pada bagian perut, panggul atau selangkangan. Satu dalam setiap 20 orang mengembangkan batu ginjal pada satu ketika dalam kehidupannya.

“Gagal ginjal merupakan stadium akhir dari penyakit ginjal kronik”. Menurut Prof. Endang Susalit SpPD-KGH menyebutkan, prevalensi gagal ginjal di Indonesia saat ini sekitar 7%. Meskipun belum terdapat data akurat mengenai jumlah pasti penderita gagal ginjal jumlahnya diperkirakan sekitar 10.000 orang, dilihat dari jumlah pasien yang melakukan terapi pengganti.

Gagal ginjal paling sering disebabkan karena adanya peradangan di ginjal yang disebut dengan Glomerulonefritis. Glomerulonefritis dapat disebabkan infeksi di bagians tubuh lain, mislanya di gigi dan kulit. Selain karena infeksi, glumerulonefritis juga dapat disebabkan penyakit lupus atau penyakit immunologi lainnya. Glumerulonefritis yang menjadi penyebab utama dari gagal ginjal mulai terdesak oleh penyakit kronis, misalnya diabetes melitus, dan hipertensi.

Posted in Batu Ginjal, Sakit Ginjal | Tagged , , , , , , , | Leave a comment